beride.id

Mau Bisnis Sukses di bulan Ramadhan? Perhatikan 7 Tren Ini!

sukses di bulan ramadhan

Bulan Ramadhan, bulan penuh berkah. Selain menjadi pendorong untuk mencari pahala, banyak korporasi yang mendapatkan rezeki yang melimpah dari datangnya bulan suci ini. Mau bisnis sukses di bulan Ramadhan? Baca selengkapnya.

Tak heran jika bulan Ramadhan ini menjadi momen yang tepat untuk memulai bisnis.

Meski begitu, bulan Ramadhan bukan sekadar tempat berjualan. Sebaliknya, ini adalah kesempatan untuk terhubung dengan pelanggan potensial.

Lalu bagaimana cara memaksimalkan momen Ramadhan untuk bisnis?

Jawabannya adalah Anda harus mengetahui terlebih dahulu berbagai tren dan tips menjalankan bisnis yang sukses selama bulan suci ini.

Nah, pada artikel kali ini kita akan membahasnya secara detail. Namun sebelum itu, mari kita lihat prospek bulan Ramadhan bagi para pebisnis!

Judi online mudah di bulan Ramadhan

Situasi di bulan Ramadhan kini sedikit berbeda dengan dua tahun terakhir ketika pandemi COVID-19 melanda.

Karena saat itu lalu lintas penumpang sangat terbatas, toko offline banyak yang tutup dan toko online semakin bertebaran. Tapi sekarang situasinya sudah membaik, sehingga perilaku masyarakat berubah lagi.

Meski bisa pergi ke toko offline, orang sudah terbiasa belanja online. Dengan kata lain, belanja online sudah menjadi kebiasaan di masyarakat. Alasannya:

Tak heran jika belanja online masih menjadi rutinitas yang digemari sebagian besar masyarakat. Tidak hanya di kota-kota besar tetapi juga di kota-kota non-metropolitan/berkembang di Indonesia. Seperti Kabupaten Jepara, Kabupaten Bangli, Semarang, dll.

Padahal, 72% dari 21 juta konsumen digital baru berasal dari kota non-metro lho. Artinya, potensi bisnis online untuk menjangkau calon pembeli semakin besar.

Namun, cara berbisnis di bulan Ramadhan tentu berbeda dengan waktu biasanya. Tidak hanya penjualan, tetapi peningkatan nilai merek juga penting. Dengan cara ini, calon pelanggan tahu bahwa Anda peduli dengan kebutuhan mereka dan bahwa Anda sensitif.

Misalnya, Xiaomi membuat kemasan khusus untuk Ramadhan dan mengajak masyarakat untuk berdonasi dengan membeli produk tertentu.

Jadi untuk bisnis yang sukses, pastikan untuk mengikuti tren dan tips bisnis yang sukses selama bulan Ramadhan. Dengan begitu, Anda bisa membuat strategi terbaik untuk menarik calon klien selama bulan suci ini.

Apa Tren Bisnis Di Bulan Ramadhan 2022?

Menjelang bulan Ramadhan 2022, beberapa tren mulai dikenali oleh Google dan Facebook. Jadi mari kita lihat ringkasannya agar sukses di bulan Ramadhan.

1. Penonton di bulan Ramadhan jadi lebih beragam

Seiring dengan pesatnya pertumbuhan konsumen digital, penonton Ramadhan kali ini juga semakin beragam.

Secara garis besar, berikut adalah kelompok audiens Ramadhan dan apa yang menarik bagi mereka:

  1. Orang yang berpuasa (lebih cepat kebaktian), yaitu orang yang sering mencari hal-hal keagamaan. Seperti jadwal puasa, zakat, sholat;
  2. ibu rumah tangga (housewives), yang biasanya mencari topik tentang peralatan rumah tangga dan resep makanan;
  3. fashionistas (ramadan groomer), yaitu mereka yang mengutamakan kebutuhan fashion dan kecantikan dengan tema Ramadhan;
  4. Pecinta gadget (tech follower) yang mengikuti perkembangan teknologi seperti laptop gaming, kamera, dll;
  5. Returnee adalah orang-orang yang berencana untuk kembali ke rumah. Yang Anda cari biasanya adalah tiket pesawat murah, jadwal kereta api, dll;
  6. Foodies, kelompok sasaran ini suka mencari ide makanan yang cocok dengan puasa dan lebaran;
    Pemberi dan pembeli (gifters and buyer), yaitu yang merayakan Ramadhan dan Idul Fitri dengan mengirimkan ucapan selamat, memberi hadiah, mencari barang promosi, dll.

Mengetahui bocoran audiens Ramadhan dan motivasinya akan memudahkan Anda dalam menentukan target pasar. Ini juga membuat pesan iklan Anda lebih relevan dalam kampanye Ramadhan. Dan tentunya potensi bisnis yang sukses di bulan Ramadhan pun semakin besar.

2. Orang melakukan riset online sebelum membeli produk

Hingga 81% orang Indonesia melakukan riset online sebelum membeli suatu produk (Statista, 2019). Karena hal ini membantu mereka untuk lebih percaya diri dan percaya diri untuk melakukan pembelian.

Itu tidak bagus, penelitian bisa sesederhana membaca ulasan pengguna, mendengarkan konten media sosial suatu merek, atau mengunjungi situs web perusahaan.

Artinya, peran branding cukup mempengaruhi kesuksesan di bulan Ramadhan. Karena itulah yang membuat orang mengenal brand Anda dan akhirnya percaya dengan produk Anda.

Dalam tips sukses di bulan Ramadhan, selain meningkatkan brand awareness, Anda juga harus bisa memberikan informasi yang dibutuhkan calon konsumen secara tepat waktu.

Misalnya, jika calon pelanggan mengetikkan nama merek Anda di Google, mereka dapat menemukan situs web dengan katalog lengkap produk dan testimonial dari orang-orang.

Oleh karena itu, Anda perlu segera menyiapkan “papan informasi” yang memungkinkan calon konsumen mengenal dan memahami merek Anda secara detail, antara lain:

Situs web perusahaan yang lengkap. Pastikan ada katalog produk dan informasi detail, testimoni dan halaman penting lainnya;
Media sosial yang berisi konten yang relevan dengan kebutuhan target pasar Anda.

3. Akses mudah lebih dibutuhkan

Semakin mudah diakses bisnis Anda secara online, semakin besar kemungkinan produk Anda akan sukses di bulan Ramadhan. Selain itu, perilaku masyarakat Indonesia juga berubah pada bulan ini.

Bahkan, selama bulan Ramadhan, trafik e-commerce meningkat 152% antara pukul 03.00 hingga 06.00.

Artinya Anda perlu menyiapkan website toko online agar lebih mudah diakses. Karena masyarakat membutuhkan toko yang bisa dikunjungi 24 jam nonstop dari mana saja.

Tren bisnis di bulan Ramadhan, lalu lintas e-commerce meningkat
Juga, pastikan situs web Anda ramah seluler.

Bahkan, 77% orang memilih membeli produk Ramadhan melalui smartphone lho. Oleh karena itu, website toko online harus kompatibel di smartphone yang berbeda agar calon pelanggan nyaman saat browsing website Anda.

“Selama Ramadhan, kebanyakan orang menghindari desktop dan laptop mereka demi perangkat seluler mereka, termasuk smartphone dan tablet. Oleh karena itu, sangat penting untuk menargetkan pembeli potensial tersebut dengan situs web yang ramah seluler dan mudah dinavigasi.”

– Haris Bacic, CEO PriceListo-

4. Video menjadi hiburan digital pilihan

Di bulan Ramadhan ini, video menjadi salah satu hiburan digital favorit sebagian besar orang untuk mengisi masa puasanya.

Hal ini ditunjukkan dengan hastag #Ramadhan2022 yang berhasil menarik jutaan penonton di berbagai platform seperti YouTube, Instagram, TikTok. Bahkan, waktu tonton yang juga dikenal sebagai waktu yang dihabiskan untuk menonton video bertema Ramadhan meningkat tiga kali lipat.

Video menjadi hiburan digital favorit Anda
Jadi, jika Anda ingin menarik perhatian audiens selama Ramadhan, membuat konten video adalah cara yang tepat dan efektif.

Namun, ingatlah bahwa konten tersebut relevan dengan target pasar dan bisnis Anda. Tunjukkan bahwa merek Anda memiliki dampak positif bagi konsumen. Misalnya, jika Anda memiliki bisnis peralatan masak, buatlah konten tips memasak praktis untuk sahur.

5. Lebih banyak orang ingin berbagi

Selama bulan Ramadhan, banyak orang mencari pahala dengan berbagi dengan orang lain. Baik itu berbagi panti asuhan, masjid, atau memberikan hadiah kepada anggota keluarga.

Bahkan, 72% penduduk rela mendonasikan barangnya kepada orang yang membutuhkan.

Oleh karena itu, Anda dapat menggunakan momen ini untuk mendukung calon klien untuk amal. Misalnya layanan paket donasi, kampanye sedekah dengan setiap pembelian, pemberian keranjang hadiah, pemberian kartu ucapan, dll.

Semakin banyak orang yang ingin berpartisipasi di bulan Ramadhan
Namun, ingatlah bahwa fokus dari strategi ini bukanlah pada penjualan atau diskon besar-besaran. Sebaliknya, bagaimana merek terhubung dengan orang-orang dan mendukung kebutuhan mereka.

Dengan menjadikan merek Anda sebagai media berbagi, orang akan lebih mengenal dan menghargai bisnis Anda. Faktanya, 40% audiens bersedia mempromosikan merek Anda di media sosial dan bahkan melakukan pembelian.

6. Perusahaan makanan, kuliner, aksesoris, dan telekomunikasi dalam kemasan menjadi semakin populer

Menjelang Ramadhan hingga akhir Lebaran, berbagai produk kuliner, aksesoris dan telekomunikasi (kuota internet, pulsa, dll) semakin diminati.

Kira-kira beginilah gambaran perilaku konsumen dalam menyambut Ramadhan dan Idul Fitri ini:

  1. Dari sebulan sebelum Ramadhan hingga pertengahan Idul Fitri, makanan kemasan dan kuliner menjadi yang paling laris. susu, jus, kue, minuman manis, nasi, gula, dll.;
  2. Di tengah Ramadhan, orang mencari produk fesyen (makeup, pakaian, perawatan rambut dan kulit) dan aksesoris untuk menghiasi rumah mereka;
  3. Sepanjang Ramadhan hingga Lebaran, masyarakat membutuhkan produk telekomunikasi. Seperti kuota internet dan pulsa;
  4. Holiday pay (THR) sudah mulai beralih ke bentuk digital. voucher game, voucher belanja, dll.;
    Agar sukses di bulan Ramadhan, Anda perlu menawarkan produk yang tepat pada waktu yang tepat. Jadi jangan lewatkan puncak momentum belanja yang jatuh kira-kira di pertengahan dua minggu Ramadhan.

Jika Anda masih bingung ingin memulai bisnis apa saat ini, Anda bisa menemukan ide terbaiknya di artikel berikut -> 40 Ide Bisnis Rumah Trending Tahun 2022.

Jadi jika Anda sudah menjalankan satu atau lebih jenis bisnis di atas, gunakan strategi yang berbeda untuk mendongkraknya agar bisnis Anda sukses di bulan Ramadhan. Misalnya melakukan omni-channel, seperti yang akan kita bahas selanjutnya.

7. Influencer menjadi referensi utama saat berbelanja

Dengan banyaknya konsumen yang mencari hiburan digital, influencer menjadi semakin populer. Karena mereka sering menampilkan konten yang menarik.

Ramadhan kali ini adalah saat yang tepat bagi para influencer untuk membuat konten seputar makanan, dakwah dan cerita kebersamaan. Karena itulah yang dicari oleh mayoritas penonton di bulan suci ini.

Personal branding dari influencer tidak kalah pentingnya. Jika produk Anda dipromosikan oleh influencer yang tepat, produk Anda akan tampil lebih kredibel dan brand awareness juga akan meningkat.

Jadi jika Anda berencana untuk berkolaborasi dengan influencer selama Ramadhan, pastikan branding perusahaan Anda sesuai dengan branding influencer.

Contohnya saja lihat promo Ramadhan Yummy Bites di tahun 2021.

Dengan motto #RamadanEnjoyable, Yummy Bites bekerjasama dengan Baim Wong dan keluarganya membuat iklan Ramadhan penuh kebersamaan. Sweet Fruit, iklan itu dilihat lebih dari 4 juta orang.

8. Pentingnya strategi omni-channel

Omnichannel adalah strategi untuk menggabungkan penjualan online dan offline (dalam toko). Tujuannya adalah untuk menciptakan pengalaman berbelanja yang mulus bagi konsumen di berbagai saluran.

Misalkan Anda memiliki bisnis burger. Jadi, strategi omni-channel adalah membangun gerai burger dan situs web restoran.

Pertanyaannya, sebagai pebisnis, mengapa Anda perlu mengejar strategi omni-channel?

Seperti yang Anda ketahui, orang suka berbelanja online dan pergi ke toko offline. Alasannya:

Jika Anda ingin menambahkan lebih banyak pengaruh untuk kebutuhan belanja pelanggan, Anda perlu menerapkan strategi omni-channel. Dan nantinya, penjualan Anda berpotensi meningkat 250% daripada hanya mengandalkan satu saluran.

Sukseskan bisnis Anda di bulan Ramadhan dengan 5 tips ini!

1. Bangun kehadiran online

Apakah Anda memiliki toko fisik atau tidak, kehadiran online adalah wajib. Karena bisnis Anda perlu berada di tempat yang sering dikunjungi oleh target pelanggan dari lokasi yang berbeda.

Anda bisa memulainya dengan membangun akun media sosial terlebih dahulu. Karena Anda tidak perlu mengeluarkan uang sepeser pun dan bisa berinteraksi langsung dengan target konsumen yang ada.

Namun, mengandalkan media sosial saja tidak cukup. Anda juga perlu membuat website agar bisnis Anda lebih mudah ditemukan di Google.

Baca Juga: Media Sosial vs. Situs Web: Mana yang Terbaik untuk Memulai Bisnis Rumahan?

Selain itu, situs web ini memungkinkan Anda untuk menampilkan promosi Ramadhan secara lebih fleksibel tergantung pada gaya bisnis Anda. Contoh seperti yang Anda lihat di situs web Samsung:

Sulitkah membuat website? Tentu saja tidak. Anda bahkan dapat membuat situs web tanpa pengetahuan coding!

ebook cara membuat website wordpress
Namun jika Anda ingin memiliki website yang siap pakai tanpa ribet, Anda bisa mencoba Niagahoster Instant Website.

Dengan layanan Website Instan, kami menyediakan berbagai website dengan tema dan fitur yang sesuai dengan kebutuhan Anda. Mulai dari minimarket, toko online, website restoran dan lainnya.

2. Praktek pemasaran digital

Setelah membangun kehadiran online, langkah selanjutnya yang perlu Anda lakukan adalah pemasaran digital.

Praktik pemasaran digital memudahkan merek Anda untuk terlibat dan memenuhi kebutuhan pembeli. 94% orang Indonesia ingin membaca informasi yang relevan sebelum melakukan pembelian dan 73% dari mereka menggunakan mesin pencari untuk menemukan toko online.

Oleh karena itu, toko fisik saja tidak cukup. Kombinasikan dengan pemasaran digital.

Misalnya, untuk memanfaatkan tren belanja grosir di bulan Ramadhan, Anda bisa mencoba praktik digital marketing berikut ini:

3. Ubah bisnis Anda menjadi alat berbagi

Dengan meningkatnya tren berbagi selama bulan Ramadhan, bisnis Anda harus dapat mempermudah berbagi bagi pelanggan, seperti melalui sedekah atau zakat.

Selain citra positif bagi perusahaan Anda. Itu juga bisa membuat konsumen lebih bersimpati pada merek Anda. Jadi peluang suksesnya semakin besar di bulan Ramadhan.

Lalu bagaimana? Pertama, Anda harus menyampaikan misi Anda kepada pelanggan Anda. Jadi Anda tahu bisnis Anda bisa menjadi kendaraan untuk berbagi.

Berikut adalah beberapa metode yang umum digunakan untuk menerapkan alat berbagi:

Terima donasi langsung dari pelanggan. Misalnya, kampanye eBadah dari Gojek.

Kampanye ibadah Gojek
Undang pelanggan untuk berdonasi melalui produk atau layanan yang Anda tawarkan. Dengan membeli, Anda mendapatkan poin yang dapat digunakan untuk berdonasi. Contohnya Telkomsel Blessing Point.

poin bonus Telkomsel
Undang pelanggan untuk berbagi informasi tentang cara menggunakan produk atau layanan Anda. Seperti ABC yang mengajak konsumen untuk berbagi resep melalui website ABC, dan setiap resep diubah menjadi donasi dan kupon diskon.

Lalu kemana donasinya? Banyak. Anda dapat menginstruksikan nasabah untuk berbagi dengan lembaga penerima zakat, panti asuhan atau organisasi sosial lainnya.

4. Buat konten berdasarkan minat konsumen

Apakah Anda ingat tren mencari hiburan digital yang sedang naik daun? Ini adalah peluang bagus untuk mempromosikan bisnis Anda melalui konten yang menyenangkan.

Biasanya selama bulan Ramadhan, banyak bisnis berbondong-bondong untuk menarik perhatian pembeli dengan menampilkan iklan dan konten yang menarik. Misalnya, iklan Ramadhan Coca Cola bertema “Keajaiban Nyata”:

Jenis konten lain yang dapat Anda gunakan untuk menghibur audiens Anda meliputi:

Intinya, buat konten Ramadhan yang sesuai dengan minat konsumen Anda. Di sisi lain, pastikan konten sesuai dengan tujuan pemasaran Anda.

5. Gunakan pemasaran influencer

Bekerja dengan influencer dapat membantu Anda meningkatkan popularitas dan kredibilitas bisnis Anda.

Menurut penelitian oleh Oberlo, 80% pengguna melakukan pembelian setelah melihat rekomendasi influencer.

Tapi ingat, kamu juga harus selektif dalam memilih influencer. Pastikan Anda bekerja dengan influencer yang karakteristik audiensnya cocok dengan target pelanggan Anda.

Selain itu, produk dan layanan yang Anda tawarkan juga harus relevan dengan influencer. Misalnya, jika Anda menawarkan produk hijab, berkolaborasi dengan fashion vlogger jelas merupakan langkah yang tepat.

Mari kita mudahkan kita untuk menghasilkan rejeki online dengan website toko online!

Sekarang Anda sudah mengetahui berbagai tren dan tips sukses di Ramadhan tahun ini.

Pertama, mulailah dengan membangun kehadiran online. Sehingga perusahaan Anda dapat dengan mudah ditemukan di platform digital. Misalnya melalui website toko online.

Namun karena kita sudah memasuki bulan Ramadhan, membangun website dari awal harus terburu-buru. Sedangkan kompetitor mungkin sudah memiliki situs toko online yang super keren.

Nah, jangan putus asa, Anda masih bisa mengejar persaingan

Exit mobile version