beride.id

Website Dan Marketplace Agar Jualan Lebih Untung

Website dan marketplace

Sejak pandemi COVID-19 melanda Indonesia pada awal tahun 2020, banyak perusahaan yang mulai beralih ke bisnis online. Ditemukan bahwa lebih dari 300.000 UMKM beralih ke platform digital pada pertengahan 2020 saja.

Salah satu platform bisnis yang paling populer di masa pandemi adalah online marketplace. Sebut saja Shopee, Tokopedia dan Bukalapak.

Tak heran, karena online marketplace menawarkan solusi sederhana dan murah bagi para pebisnis yang memasuki dunia digital.

Dengan menjual produk di marketplace, para pelaku bisnis bisa langsung menawarkan produknya ke khalayak luas tanpa harus repot mengelola platform.

Bisa diibaratkan, seperti menitipkan produk di supermarket. Anda tinggal mengirimkan produk dan menunggu produk terjual.

Website dan Marketplace

Namun, apakah cukup hanya mengandalkan pasar online untuk sukses berbisnis online?

Sayangnya itu tidak cukup. Mengapa demikian?

Karena pasar online bukanlah platform Anda sendiri. Jadi Anda tidak memiliki kendali atas pengelolaan platform.

Tentu saja hal ini dapat membatasi perkembangan bisnis Anda di masa depan. Karena Anda tidak dapat secara bebas melakukan aktivitas branding atau promosi apa pun di platform.

Lalu apa solusinya? Tentu saja Anda harus menggunakan platform Anda sendiri. Dengan kata lain, Anda perlu membuat situs web toko online.

Apakah itu berarti Anda harus meninggalkan pasar dan beralih ke toko online sepenuhnya? Tidak juga. Faktanya, menggabungkan keduanya adalah pilihan terbaik yang bisa Anda buat!

Apakah Anda ingin tahu alasannya? Yuk simak artikel ini sampai habis..

Jualan di marketplace memang menggiurkan, tapi..
Saat membuka bisnis di pasar online, alasannya jelas. Tidak hanya pasar gratis, tetapi juga membantu mereka menjangkau pasar yang sangat luas.

Buktinya, berikut peta persaingan toko online di Indonesia dan jumlah pengunjung per bulannya:

 

Seperti yang Anda lihat, dua posisi pertama – Shopee dan Tokopedia – memiliki lebih dari 100 juta pengunjung bulanan. Angka yang fantastis tentunya.

Tentunya dengan kondisi “pasar” yang begitu ramai, produk Anda akan lebih mudah tampil di depan target konsumen.

Namun, ada satu hal yang perlu Anda sadari. Manfaat ini tidak hanya akan menguntungkan Anda, tetapi juga ratusan bahkan ribuan pebisnis di luar sana.

Misalnya Anda menjual tas laptop di Tokopedia. Banyaknya produk pesaing yang harus anda hadapi adalah..

 

Ya, produk Anda harus bersaing dengan lebih dari 442.000 produk tas laptop di Tokopedia.

Bahkan, pesaing Anda dapat dipersempit menjadi penjual dari jenis produk yang sama yang Anda tawarkan. Namun, Anda tetap harus bersaing dengan kompetitor yang bersifat “Power Merchant” atau bahkan Official Store.

Nah, selain tingkat persaingan yang tinggi, kelemahan pasar online berikut ini adalah:

Ada biaya administrasi untuk setiap transaksi – misalnya dari Tokopedia dan Shopee.
Data konsumen tidak dapat dikumpulkan – Faktanya, data konsumen dapat digunakan untuk penargetan ulang atau pemasaran ulang, yaitu strategi peningkatan penjualan.
Harus mengikuti aturan platform – Setiap platform memiliki aturannya sendiri, misalnya untuk menyertakan judul dan deskripsi produk. Jika Anda melanggar aturan, toko Anda mungkin dilarang.
Kini setelah Anda mengetahui bahwa di balik semua kelebihan pasar online, terdapat berbagai kekurangan yang juga harus Anda perhitungkan.

Oke, seperti yang sudah dijelaskan di awal artikel, berbagai kekurangan tersebut bisa Anda atasi dengan satu solusi yaitu dengan membuat website toko online.

Tapi.. Solusi apa yang ditawarkan toko online? Mari kita lihat di bagian selanjutnya!

5 alasan mengapa Anda perlu berjualan di website (selain marketplace)
Tentunya sebelum masuk ke pembahasan, Anda perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu toko online.

Jadi, toko online (atau biasa disebut e-commerce) adalah situs web tempat Anda dapat menjual produk Anda sendiri.

Jika pasar online dibandingkan dengan supermarket yang menawarkan produk dari merek yang berbeda, toko online dapat dibandingkan dengan toko fisik yang hanya menjual satu produk bermerek.

 

Tentu saja, karena situs web toko online adalah platform Anda sendiri, Anda harus membuat situs webnya terlebih dahulu.

2. Anda memegang kendali penuh
Toko Anda sudah dilengkapi dengan berbagai fitur penting di marketplace. Contohnya adalah gambar produk, kolom deskripsi dan kolom rating.

Tetapi bagaimana jika Anda ingin mengubah desain dan tata letak toko Anda? Atau mungkin Anda ingin menambahkan fitur baru?

Sayangnya, Anda tidak dapat melakukan semua ini di pasar. Anda tidak dapat membuat toko Anda lebih menarik dan interaktif.

Tapi jangan khawatir, Anda tetap bisa mengatur desain dan fungsi toko Anda di website!

Dengan membuat website di WordPress. Anda dapat menginstal tema untuk mengubah desain dan tata letak toko online.

 

Selain itu, Anda juga dapat menginstal plugin untuk menyediakan berbagai fitur menarik. Berikut adalah beberapa contoh plugin menarik yang dapat Anda instal:

WooCommerce Multilingual – Anda dapat menerjemahkan konten toko online Anda ke dalam bahasa tertentu. Plugin ini cocok jika Anda menargetkan pasar luar negeri.
WP Mail SMTP – Plugin ini memberi toko online Anda cara yang nyaman untuk melakukan pemasaran email.
YITH WooCommerce Bandingkan – Ingin memudahkan calon pembeli membandingkan produk? Plugin ini adalah solusinya.
Pengalih Mata Uang YITH WooCommerce – Plugin ini memungkinkan pembeli potensial untuk mengganti mata uang sesuka hati.
Tawk.To Live Chat – Plugin ini dapat menyediakan fitur live chat untuk toko online Anda.
Menarik bukan? Intinya, gunakan tema dan plugin yang tepat untuk toko online Anda. Pastikan desain dan fitur yang terpasang sesuai dengan kebutuhan bisnis Anda.

 

3. Lebih mudah membangun hubungan dengan konsumen
Pasar online memungkinkan Anda membangun hubungan dengan konsumen. Namun, metodenya sangat terbatas. Karena Anda hanya dapat menghubungi mereka melalui obrolan.

Batasan ini masuk akal. Karena ada begitu banyak penjual di pasar online. Bayangkan jika tidak ada batasan untuk menghubungi pembeli, kontak pembeli akan dibombardir dengan promosi dari berbagai toko.

Di sisi lain, di situs web toko online, Anda bebas berinteraksi dengan pembeli dengan cara apa pun yang Anda suka. Contoh seperti:

Fitur obrolan langsung telah diinstal.
Tawarkan pengunjung untuk berlangganan email untuk menerima informasi promosi terbaru.
Arahkan pengunjung ke akun media sosial.
Hal ini memudahkan Anda untuk membangun hubungan dengan pelanggan atau calon pelanggan.

Kini setelah website memberi Anda peluang lebih besar untuk membangun hubungan dengan konsumen, ada beberapa tips yang bisa Anda terapkan di pasar online.

Jika Anda menemukan pembeli di pasar online, Anda dapat menawarkan kupon diskon kepada mereka. Namun, dengan catatan voucher tersebut hanya dapat digunakan di website Anda.

Oleh karena itu, pembeli yang tertarik akan berduyun-duyun ke situs web Anda untuk menukarkan kupon. Setelah itu, Anda dapat terus menjangkau mereka, baik melalui live chat, email, maupun media sosial.

4. Anda bebas menentukan biaya transaksi
Biaya transaksi adalah salah satu bagian terpenting dari bisnis online. Biasanya biaya ini terdiri dari biaya pengiriman, biaya garansi dan biaya administrasi.

Jika biaya yang dikeluarkan tidak memenuhi harapan pembeli, ia dapat beralih ke pesaing.

Sayangnya, Anda tidak dapat secara fleksibel mengatur biaya transaksi di pasar online. Karena tentu saja Anda harus tetap berpegang pada pedoman platform mengenai struktur biaya.

Lalu bagaimana dengan toko online? Untungnya, Anda bisa bebas menentukan biaya transaksi di sini.

Misalnya, jika Anda ingin menentukan tarif tetap untuk pengiriman ke berbagai wilayah. Anda dapat bekerja dengan perusahaan pengiriman seperti Paxel.

Tidak seperti pasar online, Anda juga dapat dibebaskan dari biaya manajemen. Misalnya, Tokopedia membebankan biaya layanan untuk setiap transaksi yang menggunakan fitur pembayaran instan.

5. Anda dapat membuat aturan sendiri
Dengan banyaknya jumlah penjual, maka pasar online tentunya harus menerapkan berbagai aturan agar kegiatan jual beli dapat berlangsung dengan tertib.

Contohnya antara lain aturan transaksi penjualan, tata letak toko, dan jenis barang dan jasa yang ditentukan oleh Tokopedia.

Bagaimana jika toko melanggar aturan? Sederhananya, toko akan segera diblokir.

Risiko ini tidak ada di situs web Anda sendiri. Jelas, karena bagaimana Anda bisa memblokir toko Anda sendiri?

Sebaliknya, Anda dapat membuat aturan sendiri di toko. Tapi aturan seperti apa yang harus Anda terapkan di dalamnya?

Jangan khawatir jika Anda masih bingung Anda bisa melihat berbagai aturan yang diterapkan oleh online marketplace seperti:

Membeli.
Pengiriman
tindakan
jaminan
kompensasi
Maka cukup terapkan prinsip ATM (Amati, Tiru, ​​Ubah). Apapun aturan yang Anda buat, pastikan poin-poin tersebut bermanfaat bagi bisnis dan konsumen Anda.

5 Merek Sukses Menggunakan Marketplace dan Situs Web
Jika toko online memiliki berbagai keunggulan yang tidak dimiliki oleh pasar online, mengapa tidak membuat toko online saja?

Nah sebenarnya Anda bisa melakukannya. Namun Anda juga akan melewatkan berbagai manfaat online marketplace yang tidak dimiliki toko online.

Misalnya, pasar online sudah memiliki basis lalu lintas yang tinggi. Sedangkan di toko online Anda harus mencari sendiri lalu lintasnya.

Anda juga tidak perlu khawatir untuk mengelola platform di pasar online. Toko online, di sisi lain, mengharuskan Anda untuk mengelola situs secara pribadi.

Jadi sebaiknya gunakan keduanya. Hal ini memungkinkan keuntungan dan kerugian dari dua platform untuk menutupi satu sama lain.

Tapi.. Apakah keputusan yang tepat untuk menggunakan marketplace dan website secara bersamaan?

Tentu saja. Mau tahu buktinya? Berikut beberapa brand yang berhasil menggunakan marketplace dan website secara bersamaan:

1. SomeThinc
Didirikan pada tahun 2019, merek ini menjual berbagai produk makeup dan perawatan kulit. Mulai dari eyeshadow dan moisturizer hingga aksesoris seperti pillow poufs.

Mereka mengandalkan situs toko online untuk mempromosikan produk mereka. Selain itu, mereka juga melakukan berbagai aktivitas branding di dalamnya.

 

SomeThinc juga memberikan informasi yang cukup lengkap pada setiap halaman produk, seperti tips penggunaan dan juga komposisi produk. Pengunjung yang tertarik dapat langsung melakukan pembelian.

 

Semua aktivitas ini dapat dengan mudah diimplementasikan oleh SomeThinc berkat fleksibilitas situs toko online.

Namun, SomeThinc tidak hanya mengandalkan website toko online. Mereka juga memajang produknya di berbagai online marketplace seperti Shopee dan Tokopedia.

 

Dalam hal penjualan, Somethink tidak sendirian. Mereka juga mengajak orang untuk bergabung sebagai reseller produk mereka. Baik yang menjadi reseller melalui website maupun online marketplace.

Mereka juga mempromosikan tautan situs web dan akun pasar untuk setiap pengecer toko online:

 

Dengan cara ini, saluran penjualan SomeThinc berlipat ganda. Mereka tidak hanya menerima puluhan ribu pesanan di marketplace dan website, tetapi mereka juga telah menerima berton-ton pesanan dari reseller.

Anda.

2. Hidup
Livehaf memiliki standar yang tinggi. Anda ingin membantu meningkatkan citra merek lokal. Oleh karena itu, mereka berusaha untuk menawarkan produk fashion dengan kualitas terbaik.

Tentunya sebuah produk yang berkualitas harus ditunjang dengan strategi pemasaran yang efektif. Salah satunya dengan menggunakan website sebagai saluran utama penjualan produk.

Saat Anda mengunjungi situs web, Anda dapat melihat menu produk yang jelas. Dari pilihan produk terbaru hingga deterjen.

 

Untungnya, situs web toko online memudahkan mereka untuk memasang menu dan katalog produk dengan tata letak yang efektif dan menarik secara visual.

Selain menggunakan website, mereka juga berusaha meningkatkan penjualan dengan mempromosikan produknya melalui Shopee Mall. Pemilihan produk sesuai dengan apa yang ditampilkan di situs web.

 

Berkat metode ini, sebagian besar produk Livehaf telah terjual, mencapai ribuan unit. Tentunya hal ini menunjukkan bahwa website dan marketplace telah memberikan hasil yang positif untuk pemasaran produknya.

pasukan ke-3
Jika Anda ingin menghasilkan lebih banyak penjualan, Anda harus menawarkan produk Anda di sebanyak mungkin saluran. Setidaknya itulah yang dilakukan Squada.

Perusahaan busana muslim ini memiliki banyak saluran pemasaran. Dari situs web dan pasar hingga media sosial.

 

Hal ini memungkinkan pembeli potensial untuk memesan dari saluran yang diinginkan. Baik dari website, Shopee atau WhatsApp.

Namun bagaimana jika ada pengunjung yang melihat website tetapi ingin memesan melalui channel yang berbeda?

Untungnya, mereka juga menampilkan daftar saluran di footer situs web mereka. Jadi, misalnya, jika seorang pengunjung situs web ingin melakukan pembelian melalui Shopee, cukup klik tautannya.

 

Dengan kata lain, situs web memungkinkan Anda mengarahkan calon pembeli ke tempat yang mereka tuju. Ini tentu saja dapat digunakan untuk mendorong pembelian.

4. Barang Dagangan
Merche merupakan brand fashion yang telah menyebar ke berbagai kota. Mulai dari Jakarta dan Bandung, hingga Medan.

Namun, selain bergantung pada toko offline, merche juga telah memasuki pasar digital. Melalui website toko online mereka, mereka menampilkan produk unggulan mereka.

 

Selain memamerkan produk, mereka juga menggunakan situs web mereka untuk menampilkan berbagai testimoni positif dari pembeli. Ditambah dengan beberapa informasi menarik seperti informasi giveaway dan juga informasi bazaar.

Sebagai pelengkap, mereka juga menjual produknya di Tokopedia dan Shopee. Tentunya untuk menjangkau lebih banyak pembeli.

Sama seperti Squada, Merche juga menambahkan link ke akun online marketplace di footer website. Hal ini memungkinkan pembeli potensial untuk memilih saluran belanja yang diinginkan.

 

5. Toko Alu Juman
Alu Juman Store merupakan brand yang menjual berbagai produk muslim seperti Al Quran, Majalah Islami dan juga Busana Muslim.

Perusahaan yang berbasis di Yogyakarta ini memiliki produk yang cukup beragam. Oleh karena itu, untuk memudahkan penjualan, mereka menjual produknya melalui platform digital.

Anda dapat memesan produk yang Anda minati langsung di situs web. Anda juga dapat melakukan pemesanan menggunakan tombol WhatsApp yang ada.

 

Selain website, Alu Juman Store juga muncul di berbagai online marketplace yaitu Tokopedia, Shopee dan Bukalapak. Ketiganya merupakan marketplace paling populer di Indonesia.

Apakah strategi Alu Juman Store sama di setiap platform? Tentu saja tidak.

Mereka melakukan hal-hal di situs web yang tidak dapat mereka lakukan di pasar, yaitu mengandalkan tata letak visual dan katalog untuk memandu pengunjung membeli.

Di pasar, strategi mereka lebih berorientasi pada harga. Mulai dari fitur gratis ongkos kirim hingga penawaran diskon.

 

Lengkapi Bisnis Online Anda Dengan Website Berkualitas Di Niagahoster!
Sebagai? Apakah Anda termotivasi untuk memanfaatkan situs dan pasar secara bersamaan?

Jika jawabannya ya, Anda bisa langsung membuat akun marketplace untuk bisnis Anda. Pilih marketplace dengan traffic tinggi seperti Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.

Setelah itu, Anda tinggal membuat website toko online. Tapi bagaimana caranya?

Jangan khawatir, Anda tidak perlu khawatir. Dengan layanan Website Instan Niagahoster, siapa saja dapat dengan mudah memiliki website, bahkan pemula sekalipun.

Anda tidak hanya mendapatkan website yang menarik dengan fitur yang lengkap, tetapi Anda juga mendapatkan berbagai macam tema yang dapat disesuaikan dengan jenis bisnis Anda, termasuk domain com gratis dan ekstensi domain lainnya.

Pemilihan tema instan untuk layanan situs web
Menariknya, selama periode promo bulan Ramadhan ini kamu bisa mendapatkan diskon 75% untuk berbagai tema pilihan dari toko online Ramadhan, website toko pakaian, toko confectionery dan lain-lain.

Anda bisa mendapatkan website siap pakai hanya dengan Rp 778.473/3 tahun untuk pembelian pertama selama masa promosi.

Jadi tunggu apa lagi? Lengkapi Bisnis Marketplace Anda Dengan Website Berkualitas Di Niagahoster!

Exit mobile version